Menu

Mode Gelap

News · 3 Jul 2022 12:48 WIB ·

Cara Daftar MyPertamina untuk Beli Pertalite dan Solar


Cara Daftar MyPertamina untuk Beli Pertalite dan Solar Perbesar

Registrasi MyPertamina untuk persyaratan beli BBM bantuan Pertalite dan Solar telah dibuka semenjak 1 Juli 2022. Walau demikianada banyak warga yang belum memahami bagaimana cara daftar MyPertamina.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menjelaskan tidak ada batas sampai kapan warga harus mendaftarkania menyebutkan, pembelian BBM tipe Pertalite atau Solar masih tetap dilaksanakan seperti umumnya selama saat registrasi. Belum dilaksanakan implementasi memakai QR Kode hingga yang belum mendaftarkan tetap dilayani.
Pada proses registrasi itu pengisian BBM baik Solar atau Pertalite bisa dilaksanakan seperti umumnya . Maka tidak boleh berasumsi esok (ini hariharus punyai QR kode jika tidak ditampik, saya ucapkan itu tidak betul . Maka sepanjang proses registrasisemua proses pembelian masih seperti umumnya,” kata Irto beberapa lalu
Sebagai tahapan awalnyabaru diharuskan untuk kendaraan beroda 4 dan lokasi-lokasi yaitu di Kota Bukit Tinggi, Padang Panjang, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjarmasin, Kota Yogyakarta, dan Manado.
Registrasi bukan hanya dapat dilaksanakan lewat program MyPertamina, tapi juga melalui web https://subsiditepat.mypertamina.id/. Berikut tahapnya:
1. Persiapkan document yang diperlukan yakni: KTP, STNK, Photo Kendaraan, dan document simpatisan yang lain
2. Membuka web subsiditepat.mypertamina.id
3. Contreng info pahami syarat
4. Click daftar saat ini
5. Turuti perintah dalam web itu
6. Nantikan pencocokan data optimal 7 hari kerja di alamat e-mail yang sudah didaftarkan, atau check status registrasi di web secara periodik
7. Jika sudah terverifikasiambil (unduhcode QR dan taruh untuk berbisnis di SPBU Pertamina.
Pembayaran Dapat Secara Tunai
Proses transaksi bisnis tidak diharuskan lewat program MyPertamina. Pembayaran beli Pertalite dan Solar masih tetap dapat dilaksanakan secara tunai dengan cetak QR Kode itu dan membawa saat ke SPBU untuk selanjutnya dicocokkan datanya.
“Saya tekankan pembayaran kelak masih terbuka untuk tunai dan non tunai. Tidak ada kewajiban unduh program MyPertamina dan pembayaran pun tidak harus memakai programtetapi ingin gunakan program bisa,” papar Irto.
Hal ini menjawab kegelisahan warga berkenaan keamanan memakai smartphone (HP) di SPBU. Irto memperjelaspemakaian program MyPertamina masih aman bila patuhi ketetapan yang berjalan.
Larangan pemakaian HP berlaku untuk komunikasi telephone di zone-zona beresikoyakni 1,5 mtr. dari dispenser SPBU atau tempat perombakan bak. Uap-uap yang keluar saat pengisian akan beresiko bila terkena signal HP.
Tetapi untuk transaksi bisnis membaca QR kode atau pembayaran sebetulnya dilaksanakan saat sebelum atau setelah pengisian, jadi ada ketentuannya untuk pemakaian HP di SPBU itu 1,5 mtr. dari dispenser dan tidak ambil photo memakai flash,” jelas Irto.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

POCO F4 Series meluncur di Indonesia, Mendobrak pasar flagship dengan OIS dan L1+R1

3 Juli 2022 - 13:27 WIB

Respons Jokowi soal ‘Zelensky Titip Pesan ke Putin Baca artikel detiknews, “Ukraina Respons Jokowi soal ‘Zelensky Titip Pesan ke Putin

3 Juli 2022 - 13:18 WIB

Hands-on ASUS Vivobook 13 Slate OLED (T3300): Harga Netbook-Tablet Rp 9 Juta

3 Juli 2022 - 13:09 WIB

What Can You Do To Save Your Motor From Destruction By Social Media?

15 Juli 2021 - 07:14 WIB

9 Ways To Keep Your Motor Growing Without Burning The Midnight Oil

15 Juli 2021 - 07:09 WIB

Fascinating Motor Tactics That Can Help Your Business Grow

15 Juli 2021 - 07:04 WIB

Trending di Otomotif